Milesosbud

Sahabat Merapi, Solidaritas Tanpa Batas

Panasnya terik mentari siang tak menyurutkan warga masyarakat yang berduyun  menyaksikan pentas seni  dalam rangka ulang tahun Sahabat Merapi, Senin (23/9) lalu. Pentas seni sekaligus santunan bagi fakir miskin dan  dhuafa, dilaksanakan di lapangan Kedung Dukuh Plandaan, Desa Tlogowatu, Kec. Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Sahabat Merapi yang tahun ini merayakan setahun eksistensinya, terbentuk sebagai wujud solidaritas  warga masyarakat sekitar Gunung Merapi, merespons gempa bumi di Lombok,  setahun silam. Bersama Sahabat Merapi bergabung pula komunitas dari seniman – seniman dari Paguyuban Pelaku Seni Merapi (PAPSI). Selain itu, bergabung pula kalangan relawan, komunitas motorkomunitas truk,ormas dan tokoh masyarakat. Mereka mengembangkan etos bersolidaritas tanpa batas dan sekat kewilayahan. Membantu saiapapun yang layak untuk dibantu.

Menghibur Warga (IST/Era P/Milesia.id)

Tahun lalu, saat melakukan penggalangan dana bagi korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), juga dihelat di Lapangan Desa Tlogowatu Kecamatan Kemalang, berhasil mengumpulkan dana Rp103 juta.

Senin (23/9) lalu, pentas seni dimeriahkan dengan penampilan 20 grup  kesenian kuda lumping dari Kecamatan  Kemalang, Kabupaten Klaten, Kota Salatiga, hingga dari kota susu Boyolali. Sebelum pembukaan, acara dimeriahkan pula dengan penampilan senam dari ibu – ibu Darma Wanita dari seluruh desa se Kecamatan Kemalang.
Tumpeng Bupati – Sahabat Merapi (IST/Era P/Milesia.id)

Acara dibuka oleh Bupati Klaten Sri Mulyani, didahului dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud  syukur peringatan Sahabat Merapi yang pertama. Bupati mengapresiasi tingginya solidaritas Sahabat Merapi, yang kali ini memberikan santunan kepada 100 fakir miskin dan dhuafa.

(IST/Era P/Milesia.id)

Ketua penyelenggara peringatan ulang tahun Sahabat Merapi Suwandi ST  menyampaikan, Sahabat Merapi akan terus berjuang untuk saling berbagi  sesama. “Terus berbagi kepada mereka yang betul – betul membutuhkan dan dilakukan tanpa pamrih. Kami mengucapkan  terimakasih kepada donatur dan semua pihak yang telah mensukseskan acara ini,” papar Suwandi.

Agenda ditutup dengan penampilan ketoprak humor dari seniman PAPSI pada malam harinya.
Warga masyarakat sekitar Kemalang merasa terhibur dengan adanya pentas seni itu.
“Kami senang dengan adanya acara ini. Menghiibur warga, dan tetap dilambari niat berbuat baik,” papar Sugi salah satu warga masyarakat sekaligus Ketua RT yang menyaksikan acara itu. “Semoga tahun depan bisa terselenggara lagi.” imbuh Sugi.
(Era Purnawan/Milesia.id)
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close