Milesfood
Trending

Sedap Dipandang Nikmat Disantap, Begini Tips Merangkai Buah Juara!

Siapa tak suka buah? Rasanya hampir semua orang menyukainya. Buah merupakan sumber vitamin dan mineral yang bagus untuk tubuh. Mengkonsumsi buah setiap hari tubuh, membantu menjadikan tubuh kita tetap segar, awet muda, dan  menyehatkan.

Indonesia sebagai negara tropis, dikenal dengan kekayaan buah lokal dengan setumpuk manfaat. Sebut saja manggis, pisang, nanas, duku, mangga, salak, pepaya, jambu dan masih banyak lagi. Aneka macam buah-buahan tersebut akan kian menambah hasrat untuk menyantap jika ditata dan dikemas dalam yang tampilan aduhai.

Rangkaian salad buah (Milesia.id/Anny Widi Astuti)

Aneka buah lezat disantap segar maupun diolah terlebih dahulu. Disatupadukan dalam suatu wadah menjadi olahan sup buah atau salad buah, misalnya, disantap siang hari saat cuaca terik, niscaya jadi penyegar suasana yang sempurna.

Selain dimakan langsung dan diolah, buah juga dapat kita gunakan sebagai oleh-oleh  ketika kita beranjangsana ke rumah kolega maupun keluarga. Atau sebagai bahan tentengan saat membezuk teman atau  saudara yang sakit serta sebagai hantaran parcel buah untuk acara pesta dan lain sebagainya.

Tips Rangkaian Buah Juara

Parcel buah adalah salah satu seni merangkai buah menjadi sajian yang menarik dan multi fungsi. Di banyak tempat, kelihaian merangkai buah bahkan dilombakan. Selain dimensi artistik, lomba merangkai buah bisa dijadikan ajang sosialisasi pentingnya mengenal, dan mengkonsumsi buah.

Ada sejumlah kriteria yang perlu disiapkan dalam mengikuti lomba merangkai buah. Diantaranya menyangkut tema. Ada dua jenis tema merangkai buah yang lazim dilombakan. Pertama, tema buah hantaran (parcel). Kedua, tema buah potong siap saji. Untuk yang kedua, termasuk di dalamnya adalah salad buah sebagai dessert.

Utamakan buah segar (Milesia.id/Anny Widi Astuti)

Dalam tema hantaran buah utuh, ada beberapa tips penting yang patut diperhatikan. Pertama, pilihlah wadah buah yang menarik, bersih, dan sesuai tema yang akan kita buat. Wadah ibarat alas, fondasi tempat susunan buah ditata harmonis sesuai tema. Pilihan wadah yang tepat dapat memberi bobot bagi tampilan rangkaian buah secara keseluruhan.

Selanjutnya, pilih buah dengan tingkat kesegaran tinggi . Grade A, “fresh from the farm“. Ya, bila perlu buah hasil petik langsung dari pohonnya. Jika memungkinkan, kita  dapat hunting bahan buah- buahan ke lokasi penanaman. Mata yang jeli dan pengalaman matang (juri atau konsumen), dapat melihat mana buah yang segar dan mana yang tidak.

Berikutnya, pilihlah aneka macam jenis buah. Baik dari unsur bentuk fisik buah yang beraneka macam maupun paduan warna buah yang menarik. Warna dan kontur kulit buah bisa menjadi gradasi yang menarik dalam rangkaian buah.

Pilih aneka buah dengan beragam ukuran agar tidak saling menutupi atau mendominasi. Sebelum ditata jangan lupa untuk mencuci bersih buah-buahan yang akan dirangkai. Sebab tak jarang, buah-buah yang ditata rapi akan langsung disantap karena saking menariknya untuk dicicipi.

Dalam merangkai buah, buatlah desain se artistik mungkin. Tonjolkan ikon-ikon yang dominan dari suatu buah. Buatlah lansekap dari susunan  buah, layaknya sebuah pemandangan yang sedap dipandang. Hindari teknis penataan yang kurang menimbulkan efek kontur. Atau hanya terkesan datar-datar saja.

Kita dapat menggunakan gabus ataupun bekas tatakan buah yang dapat dijumpai di toko buah untuk membuat lansekap. Perhatikan besar kecilnya ukuran buah dan padankan dengan warna – warni buah nan cantik.

Kita dapat tambahkan garnis (seni menghias buah atau sayur dengan teknis irisan) untuk mempercantik rangkaian buah utuh.  Syarat garnis lazimnya adalah bisa untuk dimakan. Elemen  daun yang digunakan untuk garnis diupayakan tidak berbau menyengat, dan tidak membahayakan. Jadi, hindari daun yang mengandung duri, atau memiliki efek gatal-gatal jika tersentuh kulit. Tidak disarankan menggunakan garnis dengan bahan imitasi.

Jika hendak menampilkan tema buah siap saji seperti salad, perlu diperhatikan aspek higienitas, kerapian, kebersihan, serta teknis pemotongan dan penyusunan buahnya.

Pakailah sarung tangan plastik khusus memasak saat mengeksekusi  buah untuk salad atau garnish. Cuci buah dengan bersih dan selalu gunakan alat-alat pendukung yang aman untuk kesehatan. Tusuk buah, misalnya, lebih baik yang berbahan baku dari bambu.

Juara (Milesia.id/Anny Widi Astuti)

Khusus yang bertema buah potong, salad  atau untuk buah pencuci mulut, gunakan garnis dari bahan baku buah yang dapat dimakan. Kalaupun ada penambahan elemen non buah, sebaiknya hindari garnish dari bunga-bunga dan daun-daun yang berbau menyengat. Jangan sampai ada putik atau benangsari yang jatuh ke dalam sajian buah.

Selesai merangkai buah atau garnish, tutup atau lapisi menggunakan plastik wrap. Tak ada yang tertarik makan susunan atau potongan buah segar nan menarik namun dihinggapi lalat, bukan?

Teknik merangkai buah seperti di atas dapat kita terapkan di berbagai event. Acara keagamaan, misalnya, dapat kita berikan sebagai buah tangan untuk anggota keluarga, kolega saat silaturahmi. Juga disajikan sehari-hari untuk keluarga tercinta agar semakin gemar mengkonsumsi buah. Tampilan buah yang segar apik dan ciamik tentunya menarik siapapun untuk meraih dan menyantapnya. Jangan ragu untuk bereksplorasi!

(Anny Widi Astuti/Milesia.id)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close