Milesfood

Mengecap Lezat Kuliner Pasundan di Saung Talaga

Mengunjungi tempat ini laksana berkunjung ke rumah sahabat di desa, sejuk dengan kepungan pohonan dan gemericik air telaga. Lebih afdol bertamu dalam keadaan perut lapar. Menunya nikmat dilahap, suasananya memanjakan mata.

Bagi penggemar masakan khas Sunda, menu ikan dan lalapan lazim jadi bahan kudapan. Jika mampir ke kawasan Depok, Jawa Barat, tak ada buruknya mampir ke Saung Talaga di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat. Suguhannya pekat dengan aneka kuliner Pasundan nan lezat.

Tepatnya berlokasi di Jalan Raya Sawangan-Depok Nomor 1. Mengunjungi tempat itu pekan lalu, Milesia disambut dua buah perahu yang dijadikan sebagai asesoris pintu gerbang. Selain cocok sebagai tempat mengisi perut, juga nyaman untuk rekreasi keluarga. Tersedia arena playground taman bermain anak, live music, serta tempat pemancingan. Ada sejumlah perahu bagi pengunjung yang ingin mendayung berkeliling mengarungi telaga.

(Milesia.id/pp)

Berkonsep saung dengan fasad bangunan terbuat dari bambu, kayu, dan beratap pelepah daun kelapa kering di atas area seluas 3 hektare. Tak kurang dari 70 meja makan lesehan tersedia di sana dan siap menampung 500 pengunjung dalam sekali duduk.  Jika berkunjung saat liburan atau akhir pekan, ada baiknya memesan tempat untuk makan siang di sini. Pengunjung akan membludak.

Saung Talaga menyodorkan sejumlah menu favorit. Serba bakar ada  ikan gurami bakar, ayam bakar, dan ikan laut bakar. “Gurame bakar paling laris tuh, Pak. Kalau datang malam kadang keburu  habis,” papar Rini, karyawan Saung Talaga. Harga makanan di Saung Talaga tidak mahal-mahal amat. Gurami bakar atau goreng, harganya Rp 9.000 per ons. Satu ekor gurami beratnya 7 ons–10 ons. Harga ikan mas bakar dan goreng Rp 8.000 per ons. Berat seekor ikan mas rata-rata 6 ons. Harga itu sudah termasuk biaya pengolahan.

Rasa masakannya memang sedap. Aroma wangi ikan bakar membuat hidung tak henti mengendus. Lembutnya tekstur daging gurami berbaur bumbu yang meresap ke dalam daging menghadirkan sensasi gurih dan manis yang pas.

Gurami bakar tidak berasa dan berbau lumpur. Dalam sepekan, Saung Talaga mampu menghabiskan sekitar 700 kilogram ikan gurami dan 350 kilogram ikan mas. Angka itu niscaya membengkak ketika memasuki akhir pekan dan musim liburan. Ini belum termasuk jika ada pemesan tempat untuk acara pesta keluarga atau respsi kantor. Sebagai pelengkap menyantap ikan bakar, aneka sambal. Ada sambal kecap, sambal ulek, dan juga sambal teri ijo, tersedia di sini.

(Milesia.id/ist.)

Jika masih kurang, menu favorit lain sudah menunggu. Sebut saja ayam peprek atau ikan laut peprek yang berbalur cabai. Tidak kalah dengan rasa ikan bakar, ayam peprek dan ikan laut peprek begitu gurih di lidah dengan sensasi pedas yang kuat. Aroma bawang putih dan daun kemangi menyelimuti bumbu peprek. Suirlah daging ayam atau ikan laut, kunyah perlahan, lidah serasa disengat sensasi panas nan pedas. Bumbu pepreknya memang nikmat. Satu porsi ayam peprek cukup dibanderol Rp 18 ribu per porsi. Adapun ayam bakar biasa Rp 16 ribu per potong.

Tersengat pedas? Netralisir dengan rupa-rupa minuman dingin dan panas yang tersedia. Mulai air jeruk hangat atau dingin, es kelapa, serta bermacam jus buah. Tapi, bisa juga kelapa bulat utuh dan kelapa kopyor. Tersedia pula menu serba pepes, seperti pepes ikan mas, pepes tahu, pepes jamur, dan pepes ikan peda. Harga mulai Rp 7.000 hingga Rp 15.000 per porsi. Selain itu, ada cah kangkung, rujak kangkung, dan pecel kangkung berbanderol harga Rp 10.000 per porsi.

(Milesia.id/Anny Widi Astuti)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close