MilestravelTravel
Trending

Menikmati Ciamiknya Kali Progo dari Taman Bendung Kamijoro

Oleh : Desy Wiji Lestari*

MILESIA.ID, BANTUL – Pernah mendengar nama Bendungan Tarbela? Waduk raksasa yang menyimpan air dari sungai Indus di Pakistan. Atau Bendungan Gardiner di Kanada, salah satu bendungan tertua dan terbesar di dunia yang menciptakan Danau Diefenbaker di hulunya.

Bendungan bendungan cantik itu memang masyhur di dunia, populer sebagai tujuan wisata. Tapi jangan salah, Indonesia ternyata juga memiliki bendungan nan elok. Bendung Kamijoro namanya. Bendungan yang terletak di Desa Kamijoro, Kecamatan Pajangan, Bantul ini mengintegrasikan fungsi pengairan sekaligus keberadaan taman sebagai ruang publik.

Tengah dikembangkan

MILESIA.ID/ DESY – Bendung Kamijoro yang menampung debit air Kali Progo.

Bendung Kamijoro berada tepat di perbatasan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo. Bendungan yang menampung aliran kali (sungai) Progo ini sebenarnya sudah ada sejak era Hindia Belanda, namun menjadi viral belakangan ini setelah dikembangkan oleh Kementrian Umum dan Perumahan (PUPR).

Dilansir dari web Kementrian PUPR, 8 Februari 2019,  Kementrian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, Ditjen Sumber Daya Air, melaksanakan pembangunan jaringan irigasi baru yang dilakukan secara bertahap, salah satunya adalah Bendung Kamijoro yang dikerjakan mulai tahun 2016 dan rampung pada tahun 2018.

Bendung Kamijoro sendiri diharapkan akan mengairi sawah seluas 2.370 hektar di Kabupaten Bantul dan diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam dari 205 % menjadi 270 %. Selain itu, juga menyediakan prasarana pengambilan air baku ke arah Kabupaten Kulonprogo sebesar 500 l/dt.

Menyuguhkan landmark ala Sidney Opera House

MILESIA.ID/ DESY -Berswafoto dengan latar jembatan ala Golden Gate San Fransisco.

Menurut salah seorang penjaja kuliner, meski Bendung Kamijoro belum diserahterimakan secara resmi, tapi sudah dibuka untuk umum sejak seminggu yang lalu. “Baru dibuka seminggu yang lalu, tapi belum diresmikan.” Terangnya kepada Milesia.id (10/02/2019). Sedangkan pengelolaannya sendiri dilakukan oleh Karang Taruna setempat.

Apresiasi masyarakat sekitar terhadap tempat wisata baru ini terbilang bagus. Meski cuaca sedang terik sekalipun, warga tetap antusias mengunjungi tempat ini. Saat hari hari biasa, Bendung Kamijoro tetap ramai dikunjungi masyarakat pada waktu sore, namun saat libur akhir pekan, jumlah pengunjung yang datang bisa membludak, mencapai ribuan.

Salah satu yang membuat banyak warga berduyun-duyun menyambangi Bendungan Kamijoro adalah kemudahan akses lokasi. Bendung Kamijoro ini bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 45 menit dari pusat Kota Jogja, dengan kondisi jalanan yang cukup baik. Sedangkan untuk memasuki Bendung Kamijoronya sendiri, pengunjung tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis. Cukup membayar jasa parkirnya saja, sebesar Rp 2000 untuk sepeda motor.

Daya tarik utama dari Bendung Kamijoro sendiri sebenarnya terletak pada bangunannya yang dilengkapi dengan jembatan nan cantik. Jembatan ini membentang di atas sungai Progo dengan landscape alam yang eksotis. Yang lebih menarik, desain jembatan ini mirip dengan jembatan Golden Gate di San Fransisco, Amerika Serikat.

MILESIA.ID/ DESY – Bangunan cantik ala Sidney Opera House, Australia.

Selain itu terdapat ruang terbuka publik berupa taman dengan ornamen cantik berwarna putih yang jika dilihat dari kejauhan nampak seperti Sidney Opera House, sebuah landmark tersohor ala Negeri Kangguru, Australia.

Areanya yang sangat luas, membuat Taman Bendung Kamijoro ini sering dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, bersantai, maupun berswafoto. Tentunya dengan spot-spot yang instagramable. Dijamin, hasil jepretanmu bakal kece habis.

Bukan hanya itu, taman ini juga menghadirkan playground yang dikemas apik dengan cat warna warni untuk memanjakan si buah hati. Pastinya, si kecil akan puas bermain.

MILESIA.ID/ DESY – Taman Bendung Kamijoro ini menghadirkan playground yang dikemas apik dengan cat warna warni.

Penjaja cinderamata dan kuliner yang didominasi oleh warga setempatpun turut meramaikan kawasan wisata ini. Beraneka ragam makanan dan minuman mereka tawarkan. Mulai dari yang tradisional hingga kekinian, tentunya dengan harga yang terjangkau.

Bagi kalian yang ingin menikmati indahnya wisata Bendung Kamijoro, disarankan agar datang kala pagi atau sore hari, karena menjelang siang, cuaca menjadi sangat terik.

So, dengan adanya Wisata Bendung Kamijoro yang dikelola oleh warga setempat ini, diharapkan dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar.

Jadi tunggu apa lagi, yuk rame-rame ajak keluarga, teman, atau saudara untuk berkunjung ke Bendung Kamijoro, dan nikmati sebuah masterpiece yang membentang di atas aliran Sungai Progo.

(Milesia.id/ Desy Wiji Lestari)

*) Pemerhati sosial, lama berkecimpung di dunia pendidikan sebagai pengajar. Saat ini menjadi karyawan di Pemerintah Kota Yogyakarta.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close