ANALISAMilesosbud
Trending

“Jogja Smart Service”, Inovasi Pelayanan Berbasis Teknologi

Kota Jogja Menuju "Smart City"

Oleh : Desy Wiji Lestari*

TINGGAL di sebuah kota dengan platform Smart City, menjadi impian bagi setiap orang. Sebuah konsep kota cerdas yang mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan Internet of Things (IOT).

Kolaborasi ini memungkinkan adanya interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat dalam memberikan pelayanan yang lebih efisien.

Salah satu contohnya, masyarakat dapat mengakses informasi publik secara cepat dan akurat melalui satu pintu, bahkan hanya dengan membuka smartphone dari rumah. Luar biasa bukan?

Aplikasi Jogja Smart Service (JSS)

IST – Aplikasi Jogja Smart Service (JSS) yang bisa diakses melalui smartphone.

Demi meraih mimpi sebagai Smart City, Pemerintah Kota Yogyakarta menciptakan sebuah terobosan dalam sistem pelayanan yang terintegrasi. Aplikasi ini bernama Jogja Smart Service atau Jogja Siap Solusi (JSS).

Sebuah aplikasi yang siap menjadi jalur tambahan dalam memberikan pelayanan publik (dalam lingkup kota Jogja) di luar jalur konvensional.

Aplikasi ini diluncurkan pada tanggal 7 Juni 2018 oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, bertepatan dengan HUT Pemerintah Kota Yogyakarta yang ke 71.

Momen ini merupakan satu lompatan besar bagi Pemkot Yogyakarta, dalam upaya memberikan layanan secara prima kepada masyarakat Kota Yogyakarta,” kata Heroe (mengutip laman Republika.co.id, 11 Juni 2018.)

JSS menyatukan berbagai layanan publik dalam konsep satu pintu, berupa daftar layanan Pemerintah Kota yang dapat diakses langsung oleh masyarakat dengan mengedepankan pelayanan mandiri, sehingga tidak perlu menggunakan berbagai media untuk aksesnya.

Inovasi ini bertujuan untuk memberikan respon secara cepat kepada masyarakat, mulai dari penyampaian keluhan, permohonan perizinan, sampai layanan kegawatdaruratan. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Play Store yang terdapat pada sistem operasi Android.

Layanan yang bisa diakses melalui JSS

IST – JSS menyatukan berbagai layanan publik dalam konsep satu pintu.

Mengutip laman Republika.co.id 11 Juni 2018, aplikasi besutan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta ini adalah pengembangan dari layanan pengaduan yang dimiliki Pemkot Yogyakarta sejak tahun 2003 lalu.

Layanan ini telah terintegrasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta dan selalu siap melayani serta merespon segala bentuk aduan dari masyarakat.

Hingga saat ini, terdapat lebih dari 20 fitur dalam aplikasi JSS yang terbagi menjadi 5 layanan, seperti diantaranya :

  1. Kedaruratan

Sebuah fitur yang dirancang khusus untuk melaporkan kejadian-kejadian di seputaran Kota Jogja, yang membutuhkan penanganan segera. Seperti kecelakaan, penyelamatan jiwa, hingga kebakaran. Dalam aplikasi ini telah dilengkapi peta, sehingga lokasi kejadian dapat dengan mudah terbaca.

  1. Informasi dan Pengaduan

Layanan ini merupakan kelanjutan dari aplikasi Unit Pelayanan Informasi dan Keluhan (UPIK) yang lebih dulu dihadirkan oleh Pemkot Yogyakarta untuk menampung opini, saran, hingga aduan masyarakat. Tapi, meskipun sudah ada JSS, segala bentuk pengaduan yang disampaikan lewat UPIK masih tetap dilayani.

  1. Layanan Umum

Fitur yang bisa dipergunakan oleh pengguna JSS untuk pelayanan yang bersifat administrasi kependudukan, seperti pelayanan online untuk pendaftaran di Kelurahan dan Kecamatan, informasi terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga informasi penerimaan peserta didik baru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Yogyakarta.

  1. Layanan Data dan Informasi

Memuat data dan informasi yang akurat seputar Kota Yogyakarta, yang kerap menjadi topik utama warga. Mulai dari lowongan pekerjaan, event wisata, sampai permasalahan yang sering diunggah di masyarakat, yaitu harga bahan pokok.

  1. Mitra Pemerintah Kota

Dalam fitur ini, pengguna JSS bisa mendapatkan informasi secara online dari beberapa organisasi / Lembaga yang menjadi mitra Pemerintah Kota Yogyakarta, seperti informasi tagihan rekening air PDAM TIRTAMARTA, layanan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), hingga informasi mengenai ketersediaan stok darah di PMI.

Mewujudkan Yogyakarta sebagai kota dengan konsep Smart City, tentu tidaklah semudah membalik telapak tangan. Butuh sinergi dan komitmen dari para stakeholder untuk bahu membahu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kehadiran Jogja Smart Service (JSS) tentu menjadi sebuah angin segar menuju ke arah mimpi itu, utamanya dalam hal peningkatan efisiensi pelayanan. Walau keberadaan JSS sendiri masih membutuhkan penyempurnaan di sana sini.

Akhirnya, kesuksesan JJS ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi pelayanan publik yang lebih baik serta mendukung program pembangunan Kota Yogyakarta menuju Jogja Liveable City.

(Milesia.id/ Desy Wiji Lestari)

*) Pemerhati sosial, lama berkecimpung di dunia pendidikan sebagai pengajar. Saat ini menjadi karyawan di Pemerintah Kota Yogyakarta. 

Tags

Related Articles

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close