MileseducationUncategorized
Trending

Festival Batik Klaten : Membumikan Batik Menghidupkan “Klaten Mbiyen”

“Klaten Mbiyen” (Milesia.id/BUDI SULISTYO)

Ratusan meter kain mori  dominan putih yang dipasang diagonal itu seakan mengombak oleh angin yang berembus perlahan. Di tepi kain yang menghadap ke bawah berderet kompor kecil lengkap dengan wajan mini berisi malam (lilin) batik siap pakai. Siapa saja, mari membatik!

Festival Batik Klaten (FBK) yang di gelar 24-26 Agustus lalu, memberi nuansa baru geliat industri kreatif lokal berbasis batik. Berlokasi di ruas Jalan utama Jarum – Banyuripan, mulai dari gapura desa, acara dibuka Bupati Klaten Sri Mulyani, Sabtu (24/8) lalu.

Lazimnya, pameran wastra digelar di gedung-gedung di pusat kota, FBK dihelat di pelosok desa, tepatnya di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah. FBK mencoba menegaskan, bahwa masyarakat lokal adalah tuan rumah sekaligus pelaku utama bisnis dan budaya kreatif yang layak dijaga dan dikembangkan.

Siapa suka boleh mbatik (Milesia.id/BUDI SULISTYO)

Bertema “Klaten Mbiyen” alias Klaten Tempo Doeloe, tetap kental dengan inovasi batik dalam segala hal tanpa mengurangi esensi kultural maupun usaha yang pro rakyat.

FBK merupakan kerjasama antara Pemda Kabupaten Klaten dengan Pemdes Jarum, Kecamatan Bayat. “Pemerintah Desa Jarum sebagai panitia teknis sekaligus sebagai tempat gelaran acara,” papar Kaur Umum dan Perencanaan Desa Jarum, Sriyono.

“Tema Klaten Mbiyen itu, untuk menarik minat pengunjung. Untuk mengenang era kejayaan batik tulis Desa Jarum,” papar Tomi Susilo, humas FBK kepada Milesia.id, Sabtu (25/8).

Semangat menggali kejayaan “Jaman Mbiyen” juga tetap diikuti dengan inovasi, terutama dengan trend batik warna alam di samping batik warna sintetis.  Kecamatan Bayat memang lama dikenal sebagai salah satu sentra indutsri kreatif di Klaten.

Gedung Perusahaan Batik Tembayat (PBT) merupakan salah satu bukti kejayaan itu. Sayang, saat ini PBT sudah tidak beroperasi. Gedungnya difungsikan sebagai bangunan sebuah Taman Kanak Kanak.

“Event ini juga untuk mendukung Desa Jarum sebagai desa wisata batik. Baik batik kain maupun batik kayu,” imbuh Tomi.

Lomba Peragaan Batik, Desain Pola, dan Ekspose Produk

Peragaan fashion batik (Milesia.id/BUDI SULISTYO)

Dalam perhelatan selama tiga hari itu, digelar peragaan batik tingkat pelajar, lomba desain pola batik, hingga praktik membatik gratis bagi pengunjung. Pentas musik dan wayang kulit, turut menyemarakkan acara.

Di samping batik yang meneguhkan Bayat dengan kultur craftmanship handal, industri rumahan setempat juga ditampilkan. Diantaranya adalah kerajinan fungsional berbahan baku batu pegunungan, cobek dan munthu (ulekan). Perangkat untuk membuat sambal berbahan batu itu, diekspos sebagai bagian dari pesona “Klaten Mbiyen”.

Perajin cobek (Milesia.id/BUDI SULISTYO)

Pantauan Milesia.id, sebuah cobek dengan diameter di bawah 25 sentimeter dibanderol Rp 40 ribu per buah, dan cobek dengan diameter hingga 30 sentimeter Rp 50 ribu per buah.

“Diameter 60 – 70 sentimeter dihargai Rp 250 ribu – Rp 300 ribu.  Adapun munthu, rata-rata Rp 5 ribu – Rp 10 ribu per buah,” terang Lastri, ibu muda yang membantu menjaga stand produk kerajinan berbahan batu gunung milik saudaranya itu. “Itu harga kulakan, jika di pameran-pameran lain, harganya bisa lebih mahal,” imbuh Lastri.

 

Tampaknya, publik Klaten dan sekitarnya, antusias dengan perhelatan ini. “Wah, Saya seneng ada acara ini, Mas! Banyak barang-barang bagus, dapat informasi baru juga tentang kerajinan berikut harganya,” papar Parijati, pengunjung asal Trucuk, Klaten, kepada Milesia.id.

Cobek van Jarum (Milesia.id/BUDI SULISTYO)

“Senang bisa dilibatkan di ajang pamer dan promosi produk. Selain jualan, saya bisa nyebar kartu nama agar produk Saya bisa semakin dikenal,” imbuh Nyonya Sarino semringah.

Kini, kapanpun pengunjung bisa menyambangi Desa Wisata berbasis aneka kerajinan unggul itu. Tersedia home stay dan paket wisata belajar batik  di sana. Boeng! Ajo Boeng mbatik kembali!

(Milesia.id/BUDI SULISTYO)

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close