Mileslitera
Trending

Ruang-Ruang Sunyi “Seni Sulih Bahasa”

Bincang-Bincang Sastra, edisi 155 : Peran Para Penerjemah yang Terlupakan

HAN FOOK bangkit dan berbicara pada orang asing itu dengan sapaan biasa untuk orang tua dan orang-orang terkemuka. Namun, orang asing itu tersenyum, mengucap beberapa baris puisi.

Jantung lelaki muda itu berdegub dan takjub, karena semua keindahan dan kesempurnaan yang baru saja ia alami, diekspresikan menurut semua aturan para penyair besar.

“Oh, siapa kamu,” dia berseru, membungkuk dalam-dalam, “kamu yang bisa melihat ke dalam jiwaku dan melafalkan puisi-puisi yang lebih indah dari yang pernah aku dengar dari guru-guruku?”

Orang asing itu tersenyum, senyum seseorang yang telah mencapai kesempurnaan, ia berkata, “Jika Anda ingin menjadi seorang penyair, ikutlah saya. Anda akan menemukan sebuah pondok dengan sumber sungai besar di pegunungan barat laut. Saya adalah ‘Master of the Perfect Word’. ”

MILESIA.ID, YOGYAKARTA – Nukilan di atas adalah cerita pendek berjudul “The Poet” (1913) atawa diterjemahkan sebagai ‘Penyair’ karya Hermann Hesse.

IST – Hermann Hesse menulis cerita pendek “The Poet” pada tahun 1913.

Cerpen yang mengisahkan ‘perjalanan batin’ seorang penyair muda China bernama Han Fook itu akan dibacakan oleh Umar Farq dan Amanda Putri Amalia secara bilingual, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris.

Pembacaan cerpen ini adalah rangkaian acara Bincang-Bincang Sastra edisi 155 yang digagas Studio Pertunjukan Sastra (SPS) bekerjasama dengan Balai Bahasa Yogyakarta (BBY) serta didukung oleh Milesia.id.

Acara yang sedianya digelar Sabtu, 25 Agustus 2018 pukul 20.00 di Ruang Sutan Takdir Alisjahbana Balai Bahasa DIY ini, mengusung tajuk “Ruang-Ruang Sunyi: Tentang Seni Menyulih Bahasa”.

Menghadirkan Saut Pasaribu dan Nurul Hanafi, bincang-bincang kali ini mencoba mengemukakan serba-serbi kamar sunyi dunia penerjemahan buku-buku sastra dan filsafat di Yogyakarta.

Yang menarik, acara yang terbuka untuk umum dan “gratis” ini akan dipandu oleh Wijaya Kusuma Eka Putra dari Penerbit OAK yang telah banyak menerbitkan buku-buku sastra terjemahan.

Peran Penerjemah yang Terlupakan

Diakui Saut Pasaribu, penerjemahan merupakan seruas jalan berliku dan terjal. “Penerjemah” atawa disebut orang yang mengalihbahasakan, bukanlah sebuah profesi yang populer.

Namun dunia pengetahuan, keasyikan membaca, dan suasana belajar membuatnya terus menekuni pekerjaan yang agaknya minim peminat ini.

Hal senada juga diungkapkan oleh Nurul Hanafi. Kegemarannya terhadap sastra Inggris era Elizabeth hingga Restorasi, drama klasik Yunani-Romawi, dan penulis-penulis modern membawanya benar-benar berada di ruang sunyi.

IST – Mumu karya Ivan Turgenev, salah satu terjemahan Saut Pasaribu.

Ketika seseorang membaca sebuah buku hasil terjemahan, bisa jadi sang pembaca hanya tertarik dengan “nama besar” sang penulis, namun tidak mengindahkan siapa yang telah menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia.

Sejauh ini perhatian terhadap kerja para penerjemah pun bisa dibilang tidak ada. Kategori penghargaan kepada para penerjemah dari lembaga-lembaga, misalnya Balai/Kantor Bahasa atau Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa juga tidak pernah dijumpai.

Nama-nama para penerjemah seperti berhenti di sampul buku atau halaman identitas buku semata. Landung Simatupang, penyair dan aktor kawakan yang juga seorang penerjamah senior di Yogyakarta, merasakan kegelisahan mengenai hal tersebut.

Untuk menjadi seorang penerjemah yang baik nyatanya tidaklah mudah, apalagi jika itu berkaitan dengan sastra.

Menurut An. Ismanto, untuk menghasilkan karya sastra terjemahan yang baik, dibutuhkan penerjemah yang sama baiknya dengan pengarang aslinya.

Idealnya, tata bahasa dan idiom bahasa sasarannya lebih diutamakan ketimbang konvensi bahasa sumber.

An. Ismanto juga menuturkan tingkat kesulitan dalam menerjemahkan karya sastra berupa puisi. “Penerjemahan puisi sesungguhnya amatlah sulit. Dibanding kerja penerjemahan terhadap prosa, puisi lebih ketat dan bahkan mustahil karena sulit mentransfer musikalitas bunyi bahasa,” paparnya.

Satu hal lagi, penerjemah teknik akan pusing jika harus menggarap penerjemahan sastra, begitu pula sebaliknya.

Suka-Duka Menjadi Penerjemah

“Siapa yang menyangka kalau Saut Pasaribu ternyata sudah menerjemahkan lebih dari 80 buku, dan lebih-kurang 70 buku hasil terjemahannya sudah terbit. Melihat hasil itu, tentulah ia layak dikatakan sebagai penerjemah sungguhan,” ujar Murnita Dian Kartini, koordinator Bincang-Bincang Sastra kali ini.

Namun, apakah ‘balas jasa’ kepada para penerjemah seperti Saut Pasaribu, Nurul Hanafi, An. Ismanto, hingga Landung Simatupang sudah memadai? Apakah pekerjaan sebagai seorang penerjemah bisa diandalkan untuk menghidupi keluarga?

IST – Chairil Anwar pernah menerjemahkan puisi “Huesca” karya John Conford

Pertanyaan-pertanyaan semacam ini adalah momok pagi para penerjemah, para penulis, juga editor yang menggantungkan hidupnya pada dunia kata-kata.”

“Kita tahu bahwa kerja penerjemahan penting untuk memperkenalkan karya dari mancanegara ke Indonesia, juga sebaliknya. Masyarakat sastra Indonesia tentu sangat berterima kasih kepada Chairil Anwar yang telah menerjemahkan puisi “Huesca” karya John Conford,” imbuh Murnita.

Masyarakat sastra Indonesia juga patut berterima kasih kepada Mahbub Djunaidi yang telah menerjemahkan novel Animal Farm karya George Orwell.

Pun kepada Bakdi Soemanto yang telah menerjemahkan naskah drama Waiting for Godot karya Samuel Becket yang kemudian diterjemahkan ulang oleh WS Rendra (alm).

Lalu, apakah kita hanya cukup berterima kasih saja?

Mengajak Lebih Menghargai

Melihat realita peran para penerjemah yang terpinggirkan itulah yang melandasi Studio Pertunjukan Sastra menghadirkan para penerjemah dalam edisi Bincang-Bincang Sastra kali ini.

IST – Landung Simatupang, aktor teater yang juga penerjemah.

Harapannya, selepas acara ini akan ada perhatian lebih dari lembaga-lembaga terkait dan penerbit-penerbit terhadap para penerjemah. Atau setidaknya para pembaca akan lebih menghargai karya-karya terjemahan.

Satu hal yang tak kalah penting, selain semakin banyaknya karya sastra dan pemikiran dari mancanegara yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, perlu kiranya melakukan penerjemahan-penerjemahan karya sastra Indonesia ke dalam bahasa asing.

“Dengan begitu,  karya sastra Indonesia dapat dinikmati oleh masyarakat di berbagai penjuru dunia,” pungkas Murnita optimis.

Dus, salah satu wujud nyata apresiasi kita terhadap jerih-payah para penerjemah adalah menghadiri acara Bincang-Bincang Sastra kali ini… Mari kita apresiasi bersama!

(Milesia.id/ Kelik Novidwyanto)

Tags

Related Articles

One Comment

  1. ปั้มไลค์ Facebook, ปั้มไลค์เพจฟรี, บริการปั้มไลค์ฟรี, ปั้มไลค์ครบวงจร, ปั้มไลค์รูป, Add Like Fanpage, ปั้มไลค์แฟนเพจ, บริการปั้มไลค์แฟนเพจฟรี, ปั้มไลค์, ปั้มไลค์สถานะ, ปั้มเพจ เหมาะสำหรับผู้ที่ต้องการยอดไลค์เพจเพจเยอะๆ, โกงไลค์, เพิ่มไลค์แฟนเพจ ราคาถูก, ไลค์แฟนเพจ, ปั้ม Like ฟรี, รับจ้างเพิ่มไลค์, เพิ่ม Like, รับเพิ่ม Like Fanpage Facebook ราคาพิเศษ เหมาะสำหรับผู้ที่ต้องการเพิ่ม Like Fanpage ให้ดูเป็นความน่าเชื่อถือของร้าน, Auto Like, เพิ่มไลค์เพจ, บริการเพิ่ม Like ให้แฟนเพจของคุณ โดยทีมงานระดับมืออาชีพ ในระยะเวลาอันสั้นและราคาถูก รับประกันไลค์จากคนไทย 100%, ปั้มไลค์ ในโทรศัพท์, ปั้มไลค์ทั่วไป, ปั้มโพสต์, เพิ่มไลค์, จ้างกดไลค์, เพิ่มไลค์ฟรี, รับจ้างปั้มไลค์, บริการเพิ่มไลค์แฟนเพจฟรี, ปั่นไลค์, ไลค์แฟนเพจราคาถูก, รับทำเพจสินค้าพร้อมยอดไลค์, รับปั้มไลค์รูป, ซื้อไลค์แฟนเพจ, รับทำไลค์แฟนเพจจำนวนมาก, กด Like, ปั้มไลค์เพจ Facebook, ปั้มไลค์รูปเฟส, ปั้มไลค์รูป Facebook, ปั้มไลค์มือถือ, รับไลค์ครบวงจรทั่วไทย, Up Like Fanpage, Like Fanpage, ปั้มไลค์เพจ, จ้างปั้มไลค์, ปั้มไลค์ฟรี, ไลค์แฟนเพจได้สูงสุดหนึ่งล้านไลค์, แฟนเพจพร้อมยอดไลค์, ปั้มเพจ, รับจ้างกดไลค์, รับ Like Fanpage, ปั้มไลค์เพจคนไทย, บริการเพิ่มไลค์เฟสบุ๊คให้แฟนเพจ, เพิ่มไลค์เพจ ราคาถูก, กดไลค์รูป, ไลค์เพจ, ปั้มไลค์ราคาถูก, ไลค์แฟนเพจเฟสบุ๊ค, เพิ่มไลค์แฟนเพจ, ปั้มไลค์เฟสบุ๊ค, ปั้มไลค์ง่ายๆ, เพิ่มไลค์คนไทย, ปั้มยอดไลค์เป็นคนไทย 100%, ปั้มรูป, ปั้มเพจเฟสบุ๊ค, การเพิ่ม Like เป็นการเพิ่มโอกาสทางการขายสินค้าของคุณนั่นเอง ด้วยงานบริการเพิ่มไลค์แฟนเพจระดับมืออาชีพ ประสบการณ์การทำงานหลายปี, ไลค์คนไทย 100%, รับปั้มไลค์เพจ, รับทำเพจเฟสบุ๊ค, จ้างเพิ่มไลค์, จ้างไลค์รูป, รับเพิ่มไลค์, รับเพิ่มไลค์แฟนเพจ เป็นการโปรโมทแฟนเพจ เพื่อเพิ่มยอดขายสินค้าได้, รับไลค์แฟนเพจ, กดไลค์, รับทำไลค์ครบวงจร, รับเพิ่มไลค์แฟนเพจเฟสบุ๊ค, จ้างไลค์, Pump Like, กดไลค์แฟนเพจ, รับสร้างแฟนเพจพร้อมยอดไลค์

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close