Milestories
Trending

“Si Mungil Amel : Jagoan Renang Artistik Asian Games, Dulu Sakit-Sakitan”

"Dia anugerah terbesar dalam hidup Saya.."

Do.Ika Siwi – Amel (jongkok kanan), bersama team dan head coach (Milesia.id)

Si mungil Petra Septaria Puspa Melati, akrab dengan panggilan Amel. Di balik bingkai kacamata lebar dan rambut terurai lepas, sorot matanya teguh. Senyumnya jembar dengan garis rahang yang tegas, optimistik khas atlet. Mewakili Indonesia di ajang olahraga terbesar Asia, siapa sangka, ketika kecil Amel sakit-sakitan dan bobot tubuhnya susah naik.

“Besok tanding tanggal 29 di GBK – Aquatic Center. Hari ini latihan di Simprug,” terang Agustina Ika, perempuan yang akrab disapa Ika Siwi, dalam percakapan dengan Milesia.id, Senin (20/1) pagi. Ika, suami Dedy Hermawan, adalah Ibu Amel.

Dok.Amel – Bersama Menpora Imam Nahrawi (milesia.id)

Amel dan teman-teman satu tim renang artistik yang membawa nama Indonesia, saat ini ditangani oleh head coach Kseniia Duniak asal Latvia. Kseniia yang juga menguasai senam ritmik dan cheerleaders, merupakan mantan Atlet renang artistik yang pernah menjadi juara renang artistik pada ajang Junior Championship Ukrania (2004-2007).

Dituturkan Ika, Amel belajar renang sejak umur 5 tahun. Empat tahun kemudian menekuni  renang artistik di klub renang Yuso, Yogyakarta. Kenapa renang artistik? “Karena badannya sangat lentur, dan dia juga bisa senam lantai. Jadi, pelatîh Amel saat itu, Ragil Sugirestu, mengarahkannya ke renang artistik,” papar Ika.

Postur Amel memang terbilang paling mungil diantara anggota team renang artistik,148 sentimeter. Postur istimewa yang menempatkannya di posisi strategis. “Di team, dia jadi atlet yang dalam satu formasi gerak, dilontarkan ke atas oleh atlet-atlet lainnya, lantas mendarat kembali ke kolam dengan bersalto. Jadi, kemampuan senam lantai diperlukan dalam posisi ini,” imbuh Ika.

Dok. Ika Siwi – Bersama Head Coach Kseniia Duniak (Milesia.id)

Renang artistik memadukan kekuatan fisik, keindahan, plus keluwesan layaknya penari. Kombinasi, senam, dan tari.

Bukan nomor olahraga baru, embrio renang artistik berkembang awal 1900-an. Dijadikan salah satu cabang eksibisi Olimipiade (Helsinki, 1952) lanjut dipertandingkan dalam nomor kompetisi penuh pada Olimpiade Los Angeles, AS (1984).

Selain dituntut memiliki fisik tangguh sekaligus lentur, kemampuan aerobik dalam gerakan tersinkronisasi wajib dikuasai. Dalam pertandingan, perenang artistik lazimnya melakukan dua set gerakan wajib, gerakan teknis (technical) dan gerakan bebas (free). Amel dan kawan-kawan dituntut menguasai semua itu.

Siapa mengendus bakat Amel? Ketika hamil Amel, Ika bahkan tidak merasakan hal-hal di luar kewajaran. “Malahan anak ini waktu kecil sering sakit-sakitan. Terkena fleks berat dan bobot badan susah naik,” kenang Ika.

Dok.Pribadi – Ika Siwi : “Amel anugerah terbesar bagi kami..” (Milesia.id)

Faktor orang tua sangat berpengaruh. Ika dan suami terus mendorong dan menyemangati Amel dalam berlatih. Ditambah ketekunan Amel, hasilnya tak sia-sia. Pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jogja pada 2015, Amel menyabet medali perak team free, perunggu team technical dan perunggu team free. Setahun kemudian, mengemas medali perak solo open (solo free dan solo technical) di Singapore Open. Pada ajang Sea Games 2017 di Malaysia, Amel menyabet perunggu untuk nomor team free.

Amel masih sangat belia, baru kelas 3 SMP dan saat ini numpang belajar di Sekolah Atlet Ragunan, Jakarta. Prestasinya masih akan terentang panjang.

Dok. Amel – Bersama team dan pelatih. (Milesia.id)

“Dia hadiah terbesar dalam hidupku. Saya selalu mendorong semangatnya, termasuk jika sedang down. Anak seusia Amel, tinggal di asrama, pasti kangen rumah dan pada suatu titik bahkan pernah sampai pengin berhenti. Pemusatan latihan saja bisa sampai 7 bulan,papar Ika, penyuka masak dan menggeluti usaha kuliner rumahan di kediamannya, Cluster Villa Bukit Asri, Gunung Sempu, Kasihan, Bantul.

Teruslah menari di kolam jernih itu, Amel! Kepakkan lenganmu, kuatkan dan gemulaikan gerak kaki dan tubuhmu. Bahagiakan benakmu!

(Milesia.id/PRIO PENANGSANG)

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close