Milesosbud
Trending

“Gratis Ongkir” JNE Jogja untuk Korban Gempa Lombok

Terbuka Hingga 31 Agustus 2018

Lombok diguncang gempa dahsyat, Ahad 5 Agustus lalu. Menyisakan sebongkah duka dan puing-puing rata tanah. Hingga Senin (13/8) kemarin, tercatat 436 orang meninggal dunia. Gempa susulan beberapa kali terjadi  dengan kekuatan bervariasi. Menimbulkan trauma bagi warga.

Menerima antusiasme warga Jogja untuk berbagi (Milesia.id/ANNY WIDI ASTUTI)

Sebagai saudara sebangsa, banyak masyarakat di luar Lombok terketuk hatinya untuk membantu sesama. Kiriman bantuan  dari berbagai penjuru daerah dalam berbagai bentuk sumbangan yang ditujukan ke beberapa titik, terus mengalir. Hampir semua entitas publik melalui beragam media menujukkan empati atas musibah itu.

Jasa pengiriman barang JNE, adalah salah satunya. Tidak jauh dari bidang yang digeluti, yaitu jasa ekspedisi barang, perusahaan ini menggelar program “Gratis Ongkir”. Khusus Cabang Yogyakarta, jasa pengiriman gratis berlaku sampai 31 Agustus 2018.

Jenis barang denga biaya pengiriman gratis meliputi makanan, obat-obatan non liquid, dan pakaian. Lokasi penerimaan barang bantuan meliputi JNE Cabang Yogyakarta, Cabang Bantul, dan kantor cabang Menukan. Adapun alamat  tujuan pengiriman bantuan adalah rumah sakit atau posko korban gempa Lombok.

Ditemui Milesia.id beberapa waktu lalu, misi JNE Jogja terkait program Gratis Ongkir untuk korban gempa bumi Lombok, berkaitan dengan peristiwa tahun 2006 silam. Dimana warga Yogyakarta pernah merasakan gempa dahsyat yang mengakibatkan ribuan orang meninggal dunia dan puluhan ribu rumah rata tanah.

Peristiwa “senasib” inilah antara lain yang melatari JNE untuk turut peduli atas musibah yang melanda saudara-saudaranya di Lombok.

JNE Yogyakarta juga mendapatkan bantuan dari cabang-cabang lain karena kesetiakawanan dan kepedulian masyarakat seluruh Indonesia.

“JNE adalah perusahaan yang dilandasi dengan rasa kekeluargaan yang tinggi dan hadir untuk memberi manfaat bagi masyarakat yang ada di sekelilingnya sesuai dengan  taglineconnecting happiness” serta nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan pendiri JNE Almarhum Bapak Soeprapto,” ujar Adi Subagyo, Kepala Cabang Utama  JNE Jogjakarta. Adi berharap, bantuan warga Yogyakarta dapat diterima dan berguna bagi warga terdampak gempa Lombok.

“Sebagai perusahaan ekspedisi JNE tergerak untuk berbuat sesuai kemampuan dan bidang kami, yaitu pendistribusian bantuan dari Yogyakarta menuju Lombok” imbuh Adi.

JNE membatasi berat barang yang dikirim, yaitu seberat 5 kg per orang dan bantuan akan dikumpulkan terlebih dahulu lalu diberangkatkan secara bersama-sama menggunakan armada JNE.

Sampai saat ini sudah terkumpul ratusan barang.  Milesia.id yang berkunjung ke JNE cabang Yogyakarta beberapa hari lalu, mendapati “gunungan” paket bantuan gempa Lombok.

Sejak publikasi “Gratis Ongkir” dirilis Kamis (9/8)) malam, antusiasme dan empati warga Yogyakarta yang tinggi terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk ihwal syarat dan ketentuan pengiriman paket bantuan. Secara nasional, penerimaan paket bantuan dibuka pada 11-13 Agustus 2018, namun JNE Yogyakarta memperpanjang hingga 31 Agustus 2018.

Barang-barang  yang banyak dikirim masyarakat Jogja untuk lombok adalah pakaian pantas pakai, termasuk peralatan sholat, makanan, obat-obatan dan banyak juga yang mengirimkan tenda atau terpal yang memang banyak dibutuhkan warga Lombok. Mari berempati dan berbagi, cermin nilai-nilai luhur sesama anak negeri.(*)

(Adv/Milesia.id/ANNY WIDI ASTUTI)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close