FoodsMilesfoodMilestravelTravel
Trending

Buat yang Lagi Kangen, Sambangi Pasar Kangen 2018 ! Dijamin Kenyang dan Anti Baper

MILESIA.ID, JOGJA – Lepas Dzuhur, halaman Taman Budaya Yogyakarta nampak riuh, orang-orang berkerumun di stand-stand bambu yang berjajar rapih.

Mulai dari anak-anak, remaja sampai orang dewasa asyik wira-wiri di puluhan stand yang menyajikan jajanan khas tempo dulu.

Kebanyakan pengunjung, terutama mereka yang berusia lebih setengah abad nampak sumringah menemukan jajanan tempo dulu yang kini mulai susah dicari.

“Seperti melepas kangen masa kanak-kanak dulu, saya dapat sega jagung,” ujar Pak Sumarno antusias. Siang itu, ia sengaja menyambangi Taman Budaya bersama anak dan istrinya.

Iya, Pasar Kangen 2018 kembali dibuka sejak Sabtu, 07 Juli 2018. Rencananya akan digelar sampai Senin, 16 Juli 2018 di Taman Budaya Yogyakarta.

IST – Clorot, jajanan khas tempo dulu yang digulung daun kelapa (janur), rasanya manis gula jawa, dapat ditemukan di Pasar Kangen 2018.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Pasar Kangen Jogja menghadirkan aneka kuliner tempo dulu yang sudah sangat langka dan sulit dicari saat ini.

Seperti sego empog alias nasi jagung, sego wiwit, mie pentil, es gandhul, ongol-ongol, sate koyor, kipo, clorot, pecel ndeso, tempe bacem, gatot, thiwul, wedang uwuh, kunir asem, beras kencur, wedang sere, bir jawa, es gosrok, juga sarsaparilla yang rasanya mak nyus melebihi coca cola.

Selain itu, tersedia spot-spot menarik dengan ornamen klasik dari bahan bambu yang dipadu dengan tulisan-tulisan menggelitik yang bisa menjadi tempat berswafoto atau sekedar memanjakan mata.

Acara ini terbuka bagi umum dan gratis, berlangsung dari pukul 12.00 – 22.00 WIB selama hari penyelenggaraan.

Sejarah dan Spirit Pasar Kangen

Pasar Kangen 2018 kali ini mengangkat tema Pasrawungan Ajur Ajer.

Dengan tema itu, Pasar Kangen edisi ke-11 ini ingin menjadi tempat pertemuan alternatif, di mana orang-orang dari berbagai status sosial dan latar belakang melebur jadi satu.

IST – Salah satu stand Bu Yudho yang menjual sega empog alias nasi jagung.

Ketua Panitia Pasar Kangen ke-11 Wasdiyanta mengatakan, tema Pasrawungan Ajur Ajer dilatarbelakangi dari kebhinekaan, yang merupakan ciri dari DIY dan Indonesia.

“Kami ingin menjadikan Pasar Kangen seperti pasar tradisional, dimana ada interaksi antara penjual dan pembeli. Tidak hanya tempat transaksi jual beli seperti pasar modern yang sekarang banyak bermunculan. Lewat interaksi sosial itu, orang bisa mendapatkan informasi dan pengalaman dengan orang lain,” jelas Wasdiyanta.

Seperti tahun sebelumnya, peserta Pasar Kangen sebanyak 120 pedagang, yang terdiri dari 80 penjual kuliner dan 20 pedagang kerajinan serta barang-barang antik.

Acara Pasar Kangen yang dimulai sejak tahun 2007 itu nyatanya selalu disambut antusias oleh masyarakat luas, tidak hanya di kota Jogja tapi juga nasional.

Wasdiyanta mengungkapkan, untuk bidang kuliner, peserta yang mendaftar sebanyak 800 pedagang.

Selain unsur bergiliran, salah satu kriteria paling utama adalah pedagang tersebut harus menjual makanan zaman dulu. Adapun untuk bidang kerajinan dan barang antik, yang ikut seleksi sebanyak 400 bakul.

IST – Salah satu spot di Pasar Kangen 2018 yang menarik untuk berswafoto.

Selain menawarkan makanan zaman dulu dan barang antik, Pasar Kangen juga menampilkan berbagai kesenian.

Menurut Wasdiyanta, selama sembilan hari penyelenggaraan, akan tampil 36 kelompok seni yang membawakan berbagai jenis kesenian seperti wayang kulit, jatilan, ketoprak, angguk dan lain-lain.

“Embrio Pasar Kangen itu sebenarnya adalah pertunjukan seni tradisi. Kemudian agar bisa lebih menarik disertai jualan makanan tradisional. Karena zaman dulu itu kalau ada pentas seni identik dengan orang jualan,” jelasnya.

Dus, Pasar kangen selalu hadir dan menyajikan sensasi klasik bagi kawula muda sekaligus menjadi ajang nostalgia bagi para orang tua.

Mari ajak keluarga, teman, sahabat, pacar atau juga ‘mantan’ untuk melepas kangen dan menyaksikan keseruan Pasar Kangen di Taman Budaya Yogyakarta. (Milesia id/ Kelik Novidwyanto)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close