Milesosbud

Antusiasme Penggemar “Puno : Letters to The Sky”

MILESIA.ID, YOGYAKARTA – Papermoon Puppet Theatre akhirnya pulang kampung ke Yogyakarta pasca tour tiga Negara, yaitu Singapura, Thailand, dan Filipina. Teater boneka yang didirikan oleh Maria Tri Sulistyani ini langsung menggelar pentas bertajuk “Puno : Letters to The Sky,” di IFI-LIP Yogyakarta, Kamis 5 Juli 2018.

“Puno : Letters to The Sky” mengusung tema kehilangan dengan bahasa universal. Puppeteers yang tampil sungguh piawai dalam melakonkan tokohnya. Didukung oleh tata panggung dan garapan musik dari Iwan Efendi dan Yenu Ariendra yang apik, mampu mengaduk-aduk emosi penonton.

Pentas pertama Puno di Yogya setelah keliling Asia Tenggara ini, disambut antusias para penggemar Papermoon Puppet Theatre. Tak main-main, berbagai kelompok usia terlihat menikmati pertunjukan ini. Rentang usia para penggemarnya dari 6 sampai 95 tahun. Mereka datang dari beberapa kota selain Yogyakarta. Pentas yang semula direncanakan 6 slot diperpanjang menjadi 10 slot. Para penonton teater boneka ini tak bergeming. Fokus menikmati adegan demi adegan selama 45 menit pementasan.

Ria Papermoon, sapaan akrab Maria Tri Sulistyani memang piawai menyajikan teater boneka. Sebagai produser, merangkap direktur artistik dan sutradara Papermoon Puppet Theatre, Ria layak mendapat apresiasi.

Pertunjukan teater bonekanya kali ini berhasil mengajak penonton untuk memaknai kembali arti kehilangan. Dan, pentas “Puno : Letters to The Sky”, patut menjadi tontonan berkualitas di pertengahan tahun 2018 ini. (Milesia.id/Penulis: Ratih Puspita/Editor: Fauzi Ismail)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close