MilesianaMilesosbud
Trending

MOZAIK RAMADHAN: Semangat Beramal

Oleh: M Rikza Chamami MSi, Dosen UIN Walisongo dan Wakil Ketua KNPI Jateng

RAMADHAN selalu membuat manusia Muslim giat. Entah kenapa? Karena semua umat Islam bersama-sama mendapat kewajiban berpuasa.

Wajibnya hanya puasa, tapi ibadah pengiringnya sudah menjadi “seakan wajib”.

Tidak salah jika kemudian semuanya merasa ringan untuk dijalankan. Selain faktor ibadah bersama menjadi ringan, kesadaran beragama dalam Ramadhan hidup. Itulah keindahan berislam yang hanya ada di bulan Ramadhan.

Jika kita renungkan dari ulasan Surat al-Hasyr: 7: “Apapun yang diperintahkan oleh Rasul kepada kamu sekalian, maka kerjakanlah. Dan apapun yang dilarangnya maka tinggalkanlah”.

Narasi kehidupan Muslim secara sederhana diminta ikut perintah Rasulullah–yang secara otomatis berdimensi taqwallah.

Melihat cara beramal yang penuh semangat itu, Sayyidina Umar bin Khattab juga melakukan hal yang sama.

Dalam Kitab Riyadlus Sholihin dijelaskan sebuah hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim tentang Sayyida Umar mencium hajar aswad.

Lalu Sayyidina Umar menyampaikan: “Sesungguhnya saya tahu bahwa engkau adalah hanya batu yang tidak dapat mendatangkan keuntungan dan tidak mendatangkan kerugian. Seandainya saya tidak melihat Rasulullah Saw mencium engkau niscaya saya tidak akan menciummu”.

Kali ini umat Islam memasuki bulan Ramadhan 1439 Hijriyah. Semoga puasa kita semua dapat menjadi perantara semangat beribadah dan beramal sebagaimana mengikuti puasa Rasulullah.(*)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close