Milestories

Vertical Rescue Indonesia

Misi Bangun 1000 Jembatan Gantung untuk Indonesia

MILESIA.ID, JAKARTAIndonesia Outdoor Festival ( Indofest), pameran kegiatan luar ruang terbesar di Indonesia dihelat 3-6 Mei lalu di Exhibition Hall B Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta.  Mengusung tema “Embrace the Journey”, menghadirkan 100 an brand lokal hingga 20 komunitas aktivitas outdoor, 12 taman nasional seluruh Indonesia, trip organizer, travel marketplace, hotel dan resort, serta NGO seperti WWF hingga Borneo Orangutan.

MILESIA.ID/PRIO PENANGSANG

Diantara puluhan komunitas, salah satu yang layak dicatat adalah kiprah Vertical Rescue Indonesia (VRI). Merupakan organisasi nirlaba yang menghimpun individu-individu berjiwa sosial dengan skill penguasaan alat dan teknik bekerja di ketinggian.

Aktivis VRI Tedi Ixdiana kepada Milesia.id, Rabu (9/5) mengemukakan, organisasinya berdiri sejak 18 tahun lalu. “Vertical Rescue Indonesia berdiri pada tahun 2000 di Bandung dan kami punya misi untuk mempersiapkan potensi vertical rescuer di seluruh wilayah NKRI” papar pemanjat tebing senior itu.

Untuk itu, Tedi yang juga ketua Komunitas Panjat Tebing Merah Putih, intens memaparkan misi sosialnya ke berbagai forum. Di acara Indofest akhir pekan lalu, misalnya, Tedi Ixdiana mempresentasikan Ekspedisi 1.000 Jembatan Gantung. Ia optimis misinya didukung oleh banyak pihak. “Kami juga didukung sekitar 13 ribu alumni,” imbuh Tedi.

Ekspedisi 1.000 Jembatan untuk Indonesia merupakan kegiatan VRI untuk membantu masyarakat pedesaan terpencil yang membutuhkan jembatan gantung darurat. Jembatan dibangun menggunakan teknik-teknik yang lazim dalam vertical rescue. Mengandalkan kabel baja (sling) dan tanpa material semen.

Kondisi georgrafis dan topografi wilayah Indonesia yang sangat beragam, menjadikan pembangunan infrastruktur tak mudah dilakukan. Termasuk jembatan. Alhasil, sering mengemuka berita atau pesan berantai via media sosial, menginformasikan kisah-kisah tragis anak sekolah atau warga pelosok desa, menyeberangi jembatan darurat yang nyaris putus tali penopangnya.

Alhasil, meskipun jauh dari hiruk pikuk publisitas, peran VRI sangat bermakna. Dalam prakteknya, pelaksanaan Ekspedisi 1.000 Jembatan untuk Indonesia melibatkan entitas masyarakat luas. Mulai dari pendanaan hingga pelaksanaan pembangunan.

MILESIA.ID/PRIO PENANGSANG – Ridho Zulfikar (kanan) : “Alhamdulillah, sudah 51 jembatan gantung”.

Hingga saat ini, VRI sudah menginisiasi pembangunan 51 jembatan gantung. Pegiat VRI lainnya, Ridho Zulfikar, kepada Milesia.id yang menemuianya di stand VRI di ajang Indofest, Jumat (4/5) mengemukakan, awal Mei lalu, sudah diserahterimakan jembatan gantung ke 51 di Kampung Dukuh Badag, Kab Kuningan, Jawa Barat. Jembatan yang dibangun merupakan sarana untuk menyebrangi Sungai Cijangkelok dengan rentang sekitar 50 meter. “Alhamdulillah, sejauh ini sudah 51 jembatan,” papar Ridho sumringah.

Jembatan yang dibangun kurang dari sepekan itu, merupakan jembatan pengganti karena jembatan gantung yang dibangun di awal Gerakan 1.000 Jembatan, hanyut terbawa banjir bandang beberapa bulan sebelumnya. Bisa dikatakan luar biasa adalah, pembangunan puluhan jembatan itu tidak melibatkan dana pemerintah (APBN/APBD). “Kami bergerak tidak dengan dukungan dana APBN/APBD, melainkan berkat jaringan silaturahmi,” imbuh Tedi.

Di samping membangun jembatan gantung, yang memang memerlukan keterampilan teknis lebih, Vertical Rescue Indonesia terus mengembangkan jejaring relawan di seluruh tanah air. Diantaranya dengan memberikan pelatihan dasar vertical rescue untuk beraham kalangan dari berbagai daerah.

Pada 18 April lalu, misalnya, VRI melatih 100 personil Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung. Materi pelatihan meliputi evakuasi korban pada bangunan tinggi, gedung atau tower.  Sebulan sebelumnya, Vertical Rescue Indonesia bekerja sama dengan Asosiasi Kerja pada Ketinggian Indonesia mengadakan pelatihan berbasis kompetensi K3 Bekerja pada Ketinggian tingkat Teknisi-1 di Yogyakarta. Sejumlah pelatihan lain juga dihelat dengan peserta dari berbagai daerah. (Milesia.id/Prio Penangsang)

 

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close