FoodsMilesfoodMilestravelTravel
Trending

Rahasia Kelezatan Kepel Mbok Parti, Cemilan Primadona Kampung Keden

MILESIA.ID, KLATEN – Kriuknya kress, lebih besar, gurih, nikmat dan masih hangat karena digoreng dadakan. Inilah sensasi rasa cemilan primadona yang familiar di Desa Keden, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Bagi orang di luar Klaten mungkin asing dengan cemilan kepel, tapi di sini merupakan makanan ringan yang populer apalagi harganya murah meriah sebutir hanya Rp 200,-/

Kepel merupakan makanan ringan berbentuk bulat, dibuat dari adonan terigu gandum, berbumbu bawang putih, garam dan penyedap rasa, lalu adonan dibuat bulatan-bulatan kecil seukuran bakso, kemudian digoreng.

Nah kali ini Milesia.id berbincang dengan Mbok Parti, penjual kepel yang ‘legendaris’, dagangannya selalu laris manis karena olahannya istimewa, ia punya sentuhan rahasia sehingga kepel buatannya bikin penikmatnya susah untuk berhenti mengunyah.

“Seberapapun kadarnya, bakul (pedagang) itu harus kayak seniman, kreatif mencipta, sebab kalau tidak, paling jauh ia hanya akan jadi penganggur,” kata Mbak Patmi, putri Mbok Parti, pewaris satu-satunya perajin sekaligus bakul kepel gandum goreng yang terkenal di kampung tersebut.

Lalu bagaimana awal mula cemilan kepel hingga bisa jadi primadona seperti sekarang.

MILESIA.ID/ARIS BUDI PRASETYO – Cemilan kepel dari bahan sederhana tapi di tangan Mbok Parti rasanya jadi istimewa.

“Awalnya, di tahun 80-an, camilan kepel itu diciptakan oleh tetangga saya, Mbok Punjul,” jelas Mbok Parti.

Berawal dari kreasi sang tetangga, ia kemudian iseng-iseng mencoba.

“Karena mudah cara membuatnya, lalu saya ikut-ikutan membuat, hanya saja, kalau mbok Punjul jualan secara ideran (berkeliling), kepel buatan saya ini dijual magrok (membuka lapak) di Pasar Klepu” kisah Mbok Parti.

Waktu berlalu, kekuatan fisik tubuh sudah tak seperti anak muda-muda itu, ia kemudian mengubah cara berdagang.

“Sekian tahun saya berjalan kaki 6 km menuju Pasar Klepu, lama-lama boyok (pinggang) ini tidak kuat, kemudian saya putuskan berjualan di rumah dibantu Patmi anak saya” imbuhnya.

Ditambah lagi, tetangganya yakni Mbok Punjul yang pertama kali yang menciptakan cemilan tersebut anak-anaknya tak ada yang bersedia meneruskan usaha ibunya.

“Keinginan membuka lapak di rumah semakin mantap dan saya tidak iguh pekewuh (segan) karena pewaris penciptanya tidak meneruskan usaha ibunya, sehingga tidak harus saingan,” lanjut Mbok Parti.

Dengan mengambil tempat di teras rumahnya, di sela loji-loji (rumah besar) tua sisa-sisa pabrik lurik yang di masa Sarekat Dagang Islam pernah berjaya Mbok Parti membuka lapak kepel-nya.

Ingin mencicipi? Langsung saja meluncur ke lapak jualan Kepel Mbok Parti yang beralamat di Dukuh Ciro, Desa Keden, Kecamatan Pedan, 15 km dari pusat Kabupaten Klaten.

RAHASIA KELEZATAN

Kelezatan kepel Mbok Parti bukan isapan jempol, banyak yang mengaku ketagihan dengan gurih dan kriuknya cemilan buatan Mbok Parti.

Ternyata tak sembarangan, ia memiliki rahasia tersendiri dan ia bersedia blak-blakkan berbagi kunci kelezatan kepel buatannya.

Mbok Parti gunakan trik menggoreng yang berbeda.

Kenapa kepel buatannya kriuk dan tidak nggembos (kempes /mengecil), rahasianya ternyata di cara menggoreng.

Awalnya adonan kepel yang basah digoreng setengah matang, kemudian ditiriskan dan didinginkan lalu digoreng lagi hingga matang.

MILESIA.ID/ARIS BUDI PRASETYO – Kepel Mbok Parti dikenal lezat karena rahasia pengolahannya.

Teknik menggoreng beberapa tahapan ini yang membuat hasil akhir kepel Mbok Parti, nikmat gak ketulungan.

Kesuksesan Mbok Parti ‘mewabah’, akhirnya di Dukuh Ciro menjamur penjual kepel.

Meski demikian kepel Mbok Parti tetap yang paling banyak diminati.

Lapak Kepel Mbok Parti menjadi primadona bagi para wisatawan anta kampung yang berkeliling menggunakan jasa sepur kelinci.

Sepur kelinci merupakan kereta mini yang beroperasi di desa-desa, membawa warga kampung untuk berkeliling desa.

Dan hampir semua pemilik jasa sepur kelinci keliling antar-desa di Pedan, menjadikan lapak Mbok Parti sebagai ampiran (tujuan) jajan oleh-oleh.

Ketika Milesia.id bertanya pada seorang pengunjung mengenai kepel Mbok Parti, ia  mengatakan kalau kepel goreng Mbok Parti lebih besar, gurih, kriuknya lebih kres dibanding yang lain.

INOVASI KULINER KEPEL

Waktu berjalan, kepel tak hanya sekedar gandum yang digoreng dengan bentuk bulat seperti bakso tapi berubah lebih unik dan menarik.

Beberapa inovasi kepel diciptakan oleh tetangga Mbok Parti, kepel ditusuk seperti sate dengan bumbu tertentu dan jadilah sate kepel berbumbu kecap dan sate kepel berbumbu kacang.

Meski ada inovasi baru penjualan kepel Mbok Parti tak terpengaruh, kepel buatan Mbok Parti tetap laris manis.

Setiap hari Mbok Parti membuka lapaknya dari pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Seolah tak mau kalah dengan jargon tahu bulat yang tenar, kepel buatan Mbok Parti pun digoreng dadakan sehingga pembeli bisa menikmati kepel dalam kondisi hangat.

MILESIA.ID/ARIS BUDI PRASETYO – Digoreng beberapa tahap jadi rahasia nikmatnya kepel bikinan Mbok Parti.

Menjamurnya penjaja kepel di Dukuh Ciro, menjadikan dukuh tersebut mendapat julukan sebagai Desa Kepel.

Seorang perangkat desa, Suko kepada Milesia.Id menjelaskan bahwa Pemerintah Desa Keden berencana menjadikan kepel sebagai aikon kuliner Desa Keden.

Dan usaha jajanan kepel akan dikembangkan melalui Bumdes sehingga Ciro Keden menjadi salah satu daerah tujuan jajan bagi wisatawan. (Milesia.id/Aris Budi Prasetyo)

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close