BusinessMilebisnis
Trending

Peluang Raup Rp 50 Juta Per Bulan dari Si Maryam

MILESIA.ID“Aku demen banget sarapan pake roti maryam. Padet tapi nggak bantet. Ukuran dan gurihnya juga pas, pilihan rasa macem-macem. Pas juga untuk ukuran kantong gue..,” beber Ubiet sembari bergegas meninggalkan gerai Roti Maryam di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat.

Kepada Milesia.id yang menemuinya Jumat (20/4/2018) pagi, karyawati perusahaan leasing itu hampir saban hari mengudap roti berbahan tepung terigu berdiameter sepuluh senti dan berketebalan tak lebih dari satu senti berwarna kuning kecoklatan itu.

“Aku paling suka rasa coklat kacang. Ada renyahnya, manisnya-gurihnya asyik,” terang Ubiet.

Berlokasi di lantai dua Stasiun Cikini, Milesia.id mendapati gerai Roti Maryam Salman selalu ramai. Lokasinya memang strategi, persis di pintu keluar stasiun.

Asal tahu saja, Stasiun Cikini adalah salah satu stasiun dengan arus lalu lintas pelaju (commutter) terpadat di Jakarta.

Delapan ratus ribu penumpang yang tiap hari hilir mudik melalui stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Jabotabek, termasuk Cikini.

“Pagi antara jam 06.00 sampai 08.30 dan sore antara 16.00 sampai 20.00 itu saat pembeli ramai. Buat sarapan dan ngemil sore,” papar Rudi, penjaga gerai Roti Maryam di Stasiun Cikini.

Soal varian rasa, Roti Maryam Salman menawarkan empat rasa. Original, coklat, coklat kacang, dan rasa daging. Kisaran harga antara Rp 6 ribu hingga Rp 9 ribu per pcs.

“Paling laku rasa coklat kacang dan daging,” imbuh Rudi sembari cekatan melayani pembeli. Dalam sehari tak kurang dari 300 – 350 pcs roti maryam ludes dilahap konsumen, yang hampir seluruhnya adalah para pelaju KRL Stasiun Cikini.

Setidaknya, Rp 50 juta per bulan bisa diraup dari jualan SI Maryam.

MILESIA.ID/PRIO PENANGSANG – Roti Maryam masih jadi favorit penumpang kereta.

BUSSINESS OPPORTUNITY

Roti Maryam Salman hanyalah satu dari ratusan unit waralaba yang menawaran business opportunity (BO) di sejumlah titik keramaian.

Satu dekade terakhir, peluang usaha kemitraan trend nya terus menanjak. Data Milesia.id, kemitraan bisnis Roti Maryam baru mulai pada 2011.

Beragam paket BO ditawarkan. Mulai dari paket bisnis Rp 10 juta yang mencakup booth stand kios (gerobak), freezer display, alat promosi, spanduk dan brosur dan web.

Hingga paket di atas Rp 50 juta untuk kios menetap dengan desain menarik. Seperti paket BO lainnya, para mitra mendapat pelatihan mengelola bisnis Roti Maryam ini.

Soal margin. mitra memiliki kebebasan menetapkan startegi pricing (harga). Berpatokan pada harga bahan baku satu potong Roti Maryam dalam kondisi belum matang atau beku, rata-rata dijual Rp 5 ribu, mitra bisa mengantongi keuntungan hingga Rp 2 ribu per potong.

Jika mitra kreatif, margin bisa dikerek naik dengan memainkan varian rasa atau topping pada Roti Maryam. Sebut saja topping kare atau gulai, madu, susu-meises, hingga aneka es krim.

Tak butuh banyak perlengkapan untuk memulai bisnis ini. Bahkan, dengan menggunakan mobil pribadi pun bisa.

Beberapa perlengkapan pokok yang perlu disiapkan meliputi mixer untuk meracik adonan, proofer atau lemari pengembang.

Berikutnya dough divider untuk membagi adonan sekaligus membentuk ukuran roti, dan terakhir adalah oven untuk memanggang. Nah, mulai jualan Si Maryam deh.. (*)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close