BusinessMilebisnis
Trending

Sebar Cara ‘Cerdik’ Petani Hasilkan Rp 97 Juta Per Bulan, Pria Ini Sukses ‘Ubah’ Lampung

MILESIA.ID – Sobat milenial, tak sedikit orang meragukan jadi petani bisa sukses dan menghasilkan banyak uang, siapa sangka kisah sukses petani kangkung jadi viral dan mengubah ‘nasib’banyak orang, Senin (16/4/2018).

Berawal dari Milesia.id mendapatkan link tautan media sosial Facebook tentang petani kangkung yang sukses menghasilkan Rp 97 juta per bulan dengan cara cerdik.

Pada postingan tersebut petani kangkung hanya bermodal lahan sempit untuk menanam kangkung.

Petani tersebut menggunakan teknik hidroponik yakni budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah. Biasanya petani menggunakan paralon.

Teknik hidroponik ini menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, bahkan kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah.

Kisah viral tersebut berasal dari postingan pemilik akun Facebook dengan nama Ginta Wiryasenjaya, Milesia.id kemudian mencoba menghubunginya.

Via telepon Ginta yang seorang pengusaha di Lampung lalu beberkan kisahnya.

Pria yang juga bagian dari Tim Infrastruktur Pemprov Lampung ini mengaku kaget postingannya bisa jadi viral, padahal itu postingan sudah sejak tahun lalu.

Melalui telepon Ginta lalu menjelaskan kalau ia posting kembali cara cerdik praktisi hidroponik Charlie Tjendapati yang menjelaskan bagaimana menanam kangkung dengan cara ini dan didapatkan hitungan pendapatan hingga Rp 97 juta per bulan.

Setelah ia posting menanam kangkung dengan cara hidroponik, di Lampung kini menanam hidroponik menjadi tren baru.

“Kini menanam cara hidroponik sudah ada di perumahan-perumahan di Lampung, bahkan ada jasa untuk membuat saluran hidroponik hingga warga perumahan bisa menanam sayuran,” jelas Ginta.

Kini banyak warga yang memanfaatkan cara hidroponik untuk menanam sayuran di halaman rumah, minimal para warga bisa memanfaatkan sayuran yang ditanam sendiri.

Ternyata hanya berbekal tulisan viral bisa ubah wajah Lampung.

Berikut postingan Ginta Wiryasenjaya yang viral di Facebook yang ia posting pada 10 November 2017:

Petani Kangkung : Rp 97.200.000/bln !

(Jadilah Pahlawan masa kini ! mari bertani untuk Lampung lebih sejahtera, manfaatkan setiap jengkal tanah kita untuk pertanian dan kebun).

Cuma dari kangkung praktisi hidroponik Charlie Tjendapati bisa mendulang rupiah yang fantastis ! semoga dapat menjadi suatu referensi bagi generasi muda tentang kehidupan bertani karena bertani bisa menjadi penunjang kehidupan bagi keluarga dan orang lain, dan Mahasiswa pertanian jangan hanya selalu bergelut dengan kertas, tapi harus akrab dengan fisik tanah dan air, cara dalam berhidroponik ini patut ditiru, dan dapat dijadikan inspirasi untuk inovasi2 pertanian lainnya.

Hidroponik ini menggunakan paralon dengan lubang tanam ada 86.400 lubang
Sekilo kangkung ada 64 tanaman dalam 16 netpot, 1 net pot ada 4 tanaman kangkung ( kadang 5 atau 6 ).

Berarti jumlah panen ada sekira 86.400 : 16 = 5400 kg
Jika panen kangkung berumur 20 HST , maka setiap 10 hari akan dipanen sekira 2700 kg , dalam sebulan akan dipanen 8100 kg.

dengan harga kangkung Rp. 12.000 / kg maka akan didapat pendapatan sekitar 8100 kg x Rp. 12.000 = Rp 97.200.000,- perbulan

Fantastis ! Petani itu Keren abis ! bangga jadi Petani !

note : sy bermimpi pemimpin2 daerah & teman2 pakar pertanian dapat juga memberikan inovasi bagi para petani singkong di Lampung, berikan contoh gratis melalui ADD, karena kehendak tidak bisa dipaksakan, teori pun membosankan untuk para Petani, maka mari tunjukan contoh keberhasilan, aplikasikan contoh.

“Lampung bertani”
“memanfaatkan setiap sumber potensi yang ada”
“memanfaatkan setiap jengkal lahan yang kita punya”
“Lampung menuju APBD 2 digit”
“dari Lampung untuk Indonesia”

~~~

Postingan Ginta memberi inspirasi bagi warga Lampung untuk mencoba cara ini.

Milesia.id kemudian menelusuri siapa sosok Charlie Tjendapati, ia ternyata mantan karyawan perusahaan maskapai besar di Indonesia yang kemudian banting setir jadi petani.

Charlie kemudian belajar jadi petani dan sukses menerapkan cara hidroponik, ia bahkan memiliki tempat untuk belajar di Padalarang, Jawa Barat.

Charlie juga sudah menulis sebuah buku teknik menanam dengan cara hidroponik.

Hingga tulisan ini diunggah, Milesia.id sedang mengontak Charlie Tjendapati terkait kiprahnya sukses bertani dengan teknik hidroponik. Tunggu di tulisan selanjutnya. (*)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close