Business
Trending

‘Tamparan Keras’ Mendiang Bob Sadino bagi Generasi Berciri Ini, Apakah Kamu Termasuk?

MILESIA.ID –  Sobat milenial, mungkin pernah dengar kabar seseorang dengan gaya nyentrik, gunakan kemeja tapi bawah celana pendek dan kaki beralaskan sandal?

Siapa sangka pria tersebut seorang miliarder bahkan pernah bertemu Presiden Soeharto dengan celana pendek padahal siapa berani bertemu presiden dengan dandanan ‘alakadarnya’ tersebut.

Ia dikenal ceplas-ceplos dan kata-katanya tajam mengena terutama bagi generasi setelah eranya.

Meski telah berpulang pada 19 Januari 2015 lalu tapi berbagai nasihat-nasihatnya abadi dan jadi pegangan bagi para pengusaha muda.

Nasihat-nasihat pria ini mungkin bisa jadi tamparan keras bagi beberapa orang era milenial, generasi yang ditandai dengan peningkatan, penggunaan dan akrab dengan komunikasi, media dan teknologi digital.

Pria tersebut adalah Bob Sadino seorang pengusaha sukses dan sering menjadi panutan bagi para wirausahawan yang sedang merintis bisnis.

Kali ini Milesia.id mencoba menghadirkan kembali kata-kata abadi Bob Sadino yang mungkin jadi sindiran tajam sekaligus mengubah sobat milenial menjadi pemberani.

Berani untuk segera beraksi, tanpa ragu-ragu untuk memulai usaha sendiri.

Kata-kata Bob Sadino yang paling terkenal yakni ‘rencana adalah omong kosong’.

Generasi milenial sarat dengan perkembangan teknologi digital dan suka dengan perencanaan matang sementara Bob Sadino lebih suka untuk segera beraksi.

Bahkan ia memiliki nasihat yang ia kemas dalam tajuk ‘motivasi goblok’.

Video wawancara dari beberapa acara di stasiun televisi bertebaran di kanal-kanal YouTube.

Ada yang meramu dalam bentuk kalimat-kalimat jelas dan ‘menampar’ hingga motivasi mendiang Bob Sadino yang bikin kita senyum-senyum malu.

Tak hanya menyindir tapi kalimat-kalimatnya seolah menggelitik para generasi milenial yang dikenal pintar agar segera beraksi bukan hanya hobi berencana dan sekedar teori tanpa ada eksekusi.

Milesia.id mencoba mengumpulkan berbagai nasihat-nasihat tersebut dan mungkin akan segera menampar para generasi milenial dengan ciri tukang perencana tapi selalu menunda aksi.

Apakah kamu termasuk?

Simak ini.

Motivasi goblok ala Bob Sadino sudah menjadi viral.

ISTIMEWA – Bob Sadino punya ilmu unik sukses berwirausaha.

Dalam motivasi ini ia membandingkan antara orang pintar dan orang goblok.

Menurutnya dalam berwirausaha orang goblok justru lebih unggul dan cepat sukses dalam berwirausaha dibanding orang pintar.

Orang goblok menurut Bob Sadino akan mencari orang pintar dan harus lebih pintar darinya untuk menjalankan usahanya.

Orang goblok tak berpikir urut berbeda dengan orang pinter yang selalu berpikir sesuai urutan.

Orang pintar memiliki ciri tak mudah percaya orang lain, semuanya dikerjakan sendiri, seolah tak ada yang bisa menggantikannya.

Orang goblok tak pandai menghitung jadi lebih cepat memulai usaha.

Sedangkan orang pinter menghitungnya njlimet jadi nggak mulai-mulai usahanya.

Bila temui kegagalan, orang pntar cenderung mencari kambing hitam untuk menutupi kekurangannya, sementara orang goblok ketemu dengan kegagalan ia merasa itu bukanlah kegagalan karena sedang belajar.

Bob Sadino juga menilai kalau berbisnis itu bisa dilakukan hanya dengan modal dengkul, bahkan kalau Anda tak mempunyai dengkul pinjam dengkul orang lain.

Bagi yang ingin bahaga dan sukses, ia menyarankan untuk tidak menjadi karyawan lalu jadilah orang goblok.

Orang goblok tidak mudah cemen, bergerak sesuai nalar dan bersahabat dengan kegagalan karena kegagalan sangat dekat dengan kesuksesan.

Sementara itu dalam sebuah tayangan wawancara sebuah televisi swasta nasional Metro TV dan Bob Sadino memberikan tips agar sukses menjadi wirausaha, ia menyampaikan pemikirannya dengan ceplas ceplos.

“Anda tidak boleh takut. Takut akan risiko takut gagal, tak punya duit. Melangkahlah,” kata Bob Sadino dalam tayangan Metro TV.

Pada tayangan tersebut Bob Sadino memperlihatkan coretan kertas tentang motivasi darinya.

Bob menilai risiko bisnis justru peluang, ia menekankan kalau di balik risiko yang besar ada peluang.

“Bahkan saya pemburu risiko. Saya tak mau risiko yang kecil-kecil saya cari risiko yang gede-gede karena apa, karena belajar,” tegasnya dalam tayangan tersebut.

Di kesempatan tersebut ia juga mengingatkan saat akan memulia usaha jangan memiliki harapan yang muluk-muluk.

Tak satupun kenyataan terealisasi sesuai dengan harapan, jadi ia menyarankan agar jangan banyak berharap agar tidak kecewa.

Kunci wirausaha menuratnya aksi atau praktik langsung, segera dikerjakan.

“Rencana dan wacana kapan jalannya. Rencana adalah omong kosong. Orang tanpa rencana atau tujuan bukan berarti tak bisa jalan. Orang yang nggak punya tujuan dan nggak punya rencana bisa melangkah, udah sekali melangkah ia melangkah lagi, melangkah lagi, suatu ketika ia sampai pada tujuannya,” jeas Bob.

Kunci kesuksesan lainnya adalah tekad yang kuat, keberanian untuk mengambil peluang.

“Peluang itu segudang, langit itu peluang dimana-mana ada peluang. Tidak boleh cengeng dan tahan banting. Kamu jatuh, bangun lagi. 900 Kali jatuh 900 kali bangun. Bersyukurlah pada yang Kuasa. Ini jadi modal, uang belakangan. Bagaimana melepas kemiskinan? Jadilah entrepreneur!” imbuhnya.
Nasihat lainnya yang tak kalah cadas terlihat dalam tayangan Kick Andy.

Pada tayangan tersebut tak hanya banyak ilmu kewirausahaan yang muncul tapi juga candaan.

“Bagaimana Anda sukses kalau beli celana saja nggak mampu,” tanya Andy.

Spontan pertanyaan itu mengundang tawa pemirsa di studio saat itu.

“Andy saya tak pernah tahu kata sukses itu apa.”

“Sukses menurut Anda apa?” Tanya Andy.

“Tidak tahu!” Jawab Bob Sadini

“Selesai Terima Kasih,” jawab Andy.

Percakapan ini mengundang gelak tawa penonton di studio hingga terpingkal-pingkal.

Di acara ini Bob Sadino ceritakan kisahnya.

Ia mengaku drop out universitas setelah tga bulan masuk di Fakultas Hukum setelah itu tak ia lanjutkan.

Bob Sadino memulai bisnis telur.

“Tahun 1970 saya perhatikan telur Indonesia kok beda. Saya menulis surat ke teman-teman di Eropa dan Belanda untuk kirim ayam-ayam yang bisa bertelur lalu saya beli majalah cara budidaya telur. Setelah saya budidayakan saya jualan telur dari rumah ke rumah, tak ada yang beli telur,” katanya.

Kemudian ia pun mengetuk rumah orang asing ternyata langsung membeli telur, bahkan si bule kasihan dan akan datang langsung ke rumah Bob.

Ia kemudian mengatakan kalau peristiwa tersebut menjadi titik awal bisnisnnya.
Di acara Kick Andy ia kemudian memberikan tipsnya.

Hilangkan semua ketakutan seperti takut tak memiliki modal, takut gagal, takut dengan risiko, ia menyarankan semua ketkutan tersebut dibuang.

Ia kembali menegaskan untuk memiliki kemauan kuat dengan tekad yang bulat, berani ambil oeluang, tahan banting dan tak boleh cengeng.

“Mau usaha gak ada duit. Dikasih duit usaha apa yang sukses? Ada usaha gimana pemasarannya ya? Orang kayak gitu mati ajalah udah.”

Itulah komentar Bob Sadino yang memecah suasana jadi tawa yang berkepanjangan.

Di acara Kick Andy, Bob Sadino berikan pencerahan bagi para calon wirausahawan untuk berani beraksi.

Apakah Anda termasuk orang yang kebanyakan teori dan kena ‘tampar’ mendiang Bob Sadino?

Buruan segera berwirausaha. (*)

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close